Pink Strawberry Taepaw World: I choose to love you (part II)

Halaman

Senin, 25 Juni 2012

I choose to love you (part II)

I choose to love you (part II)
Taemin POV
Oh god apa-apaan ini, tiba-tiba seorang wanita aneh datang melumuri bajuku dengan ice cream, lalu sekarang ia memakiku. Sungguh tindakan keterlaluan, wanita ini sungguh membuatku marah, berani-beraninya ia memakiku di depan Minho. Kalau aku kalah dengan wanita pendek dan aneh ini betapa malunya aku sebagai seorang lelaki. Begini-begini aku tetap lelaki yang tak boleh kalah melawan wanita, apalagi kalo wanita itu adalah si pendek dan aneh ini.
Liat penampilannya sangat kekanak-kanakan dengan rambut pendek seperti “dora the explorer” bajunya yang seperti anak TK. Sungguh sekalipun aku putus dengan Minho aku tak akan merelakan Minho dengannya. Ha ha ha dan aku rasa Minho tak mungkin menyukai wanita seperti ini. Aku tahu persis selera Minho, ia menyukai wanita yang lembut, elegan, dan berambut panjang. Berbeda dengan wanita ini sangat kasar dan seenaknya saja.
Segera kumaki balik wanita ini “dasar kau gadis, lihat penampilanmu yang tak ada bedanya dengan anak TK, beraninya kau berteriak padaku setelah apa yang kau lakukan”.
Bukannya minta maaf ia malah menyerang Minho-ku, mengatakan aku namja cantik pula. jangan-jangan ini taktik agar dia bisa mendekati Minho-ku. Dasar wanita licik harus ku beri kau pelajaran “heh kau aku peringatkan satu kali saja JANGAN KATAKAN KALAU AKU CANTIK karena aku lelaki keren” ucapku berapi-api. Sungguh orang seperti ini tidak bisa dibiarkan.
Tapi ada yang aneh disini, Minho terlihat pucat ketika wanita ini berteriak pada Minho. Aku rasa Minho baik-baik saja hari ini, dan tak mungkin ia sakit mendadak. Oh mungkin karena ia shock mendengar suara melengking wanita aneh ini. Aku mencoba menghindari kenyataan-kenyataan pahit yang mungkin terjadi dengan menyimpulkan bahwa Minho sedang tidak enak badan. Tatapannya pada wanita ini sungguh hangat dan tampak penuh cinta, anak TK yang melihatnya saja pasti tahu akan hal ini. Tapi apa mungkin dugaanku ini benar. Wanita ini bukan tipe ideal Minho-ku, dia sangat kasar dan serampangan.
Oh god kumohon jangan sampai itu terjadi. Hatiku mulai resah.
Taemin POV END
***
Author POV
Minho dan Taemin berjalan mengelilingi mall tempat biasa mereka menghabiskan waktu. Sudah seminggu mereka menjalin hubungan terlarang itu. Minho tampak bahagia dan menikmati harinya dengan tenang dan ceria begitu juga Taemin, begini juga tidak buruk.
Mereka berjalan menuju arena bermain, berjalan dengan santai dan penuh semangat. Tiba-tiba seorang gadis yang tak lebih tinggi dari Minho sedang membawa ice cream dan*dug gadis itu menabrak Taemin dan menumpahkan ice cream yang sedang digenggamnya ke baju si lelaki cantik itu.
ya… apa yang kau lakukan?” Taemin berteriak pada gadis itu, darahnya naik ke ubun-ubun melihat bajunya yang berlumuran ice cream rasa strawberry.
“hey kau, berani-beraninya berteriak padaku, kau pikir aku sengaja menabrakmu ha? Hm awalnya aku ingin minta maaf tapi melihat kelakuanmu aku jadi enggan meminta maaf”
“dasar kau gadis, lihat penampilanmu yang tak ada bedanya dengan anak TK, beraninya kau berteriak padaku setelah apa yang kau lakukan”.
“hey oppa kau ini Hyung si  yeppeun naamja ini kan? Apa kau bisa beritahu padanya agar tidak berteriak padaku? Aku kan sudah bilang aku tidak sengaja” gadis itu bicara sambil menunjuk Minho dengan telunjuknya yang mungil.
“ha? Iya maafkan dia yah” Minho kaget melihat tingkah gadis pemberani ini, ia merasakan hal lain ketika melihat gadis ini. Entahlah.
“heh kau aku peringatkan satu kali saja JANGAN KATAKAN KALAU AKU CANTIK karena aku lelaki keren”
ucap Taemin berapi-api
“ha?benarkah?aku rasa tidak”. Kemudian gadis itu berlalu meninggalkan Taemin dan Minho.
Author POV END
***
Minho POV
Mendadak pikiranku buyar melihat pertengkaran Taemin dan gadis ini. Mereka seperti kucing dan anjing yang sedang berkelahi dengan gerilya. Aku kagum melihat keberanian gadis ini, dia sungguh gadis yang unik dimataku. Bicara apa adanya auranya sungguh natural, tak tampak kesan dibuat-buat dari dirinya. Badanya yang mungil membuatku tergerak untuk memeluknya, oh tapi aku sadar ada Taemin disampingku, dan aku tahu Taemin tak menyukai gadis ini.
Ketika ku asyik dengan pikiranku, gadis ini tiba-tiba menunjukku dengan telunjuknya yang mungil “hey oppa kau ini Hyung si  yeppeun naamja ini kan? Apa kau bisa beritahu padanya agar tidak berteriak padaku? Aku kan sudah bilang aku tidak sengaja”. Sungguh aku terkejut, jantungku bekerja lebih cepat bahkan mungkin mukaku pucat pasih.
Astaga gadis ini sungguh menghipnotisku, bagaimana bisa tiba-tiba aku tak berkutik ketika seorang gadis berteriak padaku?? Padahal biasanya aku yang selalu berteriak pada gadis-gadisku. Akhirnya aku hanya menjawab “ha? Iya maafkan dia yah”
***
Ketika gadis itu berlalu, Taemin memarahiku. Dasar anak ini begitu manja, membuatku tak berkutik melihatnya. Terkadang Taemin seperti ibuku sendiri, ia bilang aku “namja pabo”. Aku tak akan marah kalo yang menyebutku seperti itu adalah seorang Taemin. Seseorang special dihatiku yang sangat berharga. Angel-ku.
namja pabo, kau tahu betapa malunya aku ketika wanita aneh itu berteriak padaku??, dan sekarang kau hanya bilang ‘maafkan dia yah’ apa itu? Mau di letakan dimana mukaku hyung. Harusnya tadi kau membelaku dan ikut berteriak pada wanita itu. Kenapa kau tiba-tiba meleleh, apa yang terjadi padamu tadi. Kau lihat, sekarang mukaku memerah darahku naik ke ubun-ubun melihat tingkah wanita itu dan kau yang membiarkannya meraih kemenangan.”. Emosi Taemin meledak-ledak dihadapanku.
ne chagi, mianheyo”. Hanya kalimat itu yang bisa ku ucapkan pada Taemin lalu mengacak-ngacak rambutnya yang lembut, kemudian kulingkari tanganku dipinggangnya dan mengajaknya pergi. Aku ingin dia melupakan kejadian ini. Aku tak tahan kalau dia sampai mengoceh yang tak henti-hentinya, kalo itu terjadi hal yang ada hanya gendang telingaku yang mendadak lumpuh. Dan juga aku sudah cukup bingung dengan hatiku, ada saatnya bayangan gadis mungil tadi melintas dibenakku. Aku harap ini bukan pertanda apa-apa.
Minho POV END

bersambung^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar