Pink Strawberry Taepaw World: September 2012

Halaman

Kamis, 27 September 2012

Angel is Devil (Part III END)




“Hyun Mi-ssi kau sudah bangun? Kemarin kau pingsan dipelukanku, kau sering sekali pingsan yah. Yeoja pabo.”
“Yaakk.. apa kau bilang? Yeoja pabo? Dasar lelaki aneh yang suka asal bicara.”
“Melihat Baek Hyun berciuman dengan sahabat sendiri saja sudah pingsan apalagi nanti kalau mereka menikah.”
“DIAM KAU..!!! IISSHH lupakan. Awas kau.”
 
***

Taemin. Wajah lelaki itu tak asing lagi dimata Hyun Mi, kini sosok Taemin yang menemani hari-hari Hyun Mi, ia sudah resmi melupakan Baek Hyun dan mencoba membuka hati untuk Taemin yang tak seburuk yang ia pikirkan pada awalnya. Taemin begitu hangat, humoris, dan selalu bisa membuat Hyun Mi tersenyum. Sedangkan Seo Mi, hubungannya dengan Seo Mi benar-benar buruk semenjak kejadian itu. Kini nama Baek Hyun dan Seo Mi sudah di hapusnya dari daftar orang-orang yang berharga dalam hidupnya.
***
“Hyun Mi-ssi Saranghaeyo.”
“Nado Saranghae”
Kalimat itu begitu berarti dan bersejarah dalam hidup Hyun Mi, ini kali pertama ia benar-benar mencintai dan dicintai oleh seorang lelaki, dan lelaki itu adalah Taemin.
Tapi kenapa semakin mereka akrab bahkan sampai menjadi pasangan kekasih sikap taemin malah berubah. Ia menjadi aneh. Labil. Dan kadang mengecewakan. Taemin sering melupakan janjinya dengan Hyun Mi. pernah pada suatu ketika mereka berjanji makan malam bersama, Hyun Mi sedah menunggu hampir empat jam dan Taemin belum juga datang, akhirnya Hyun Mi memutuskan untuk pulang saja, di tengah perjalanan hujan mengguyur Hyun Mi dengan hebatnya, namun sudah terlalu malam untuk berteduh dan menunggu hujannya reda, alhasil Hyun Mi menerobos hujan walau ia tahu setelah ini ia akan diserang flu dan demam hebat, namun itu lebih baik dari pada harus menunggu hujan reda sendirian sampai tengah malam, Hyun Mi rasa itu cukup berbahaya untuk dirinya yang masih duduk di bangku SMA, belum lagi nanti eomma dan appa nya yang khawatir dan kalau-kalau mereka nekad menelepon polisi untuk mencari Hyun Mi.
Di tengah perjalanannya menerobos lebatnya hujan, Taemin. Sosok itu muncul seperti sosok malaikat yang turun dari langit untuk menyelamatkan Hyun Mi mengulurkan payung dan membuka mantelnya, kemudian ia kenakan pada Hyun Mi yang mengigil karena kedinginan. Taemin dan Hyun Mi berjalan ditemani butiran air langit yang gembira ria menyambut kemesraan mereka.
Sesampainya di rumah Hyun Mi, Taemin langsung balik kanan dan pergi meninggalkan Hyun Mi dan meninggalkan bekas kecupan hangat di kening Hyun Mi, Hal ini terasa aneh bagi Hyun Mi. Taemin adalah kekasihnya apakah salah kalau Taemin singgah sekadar untuk beramah tama dibanding pergi tanpa pamit dan mengucapkan sepatah katapun.
***
Hyun Mi menangis, menangis sejadi-jadinya setelah mendapati apa yang ada di hadapannya. Ia melihat lagi kejadian pahit yang membuatnya sakit dan pingsan di pelukan Taemin beberapa waktu lalu. Kini pemandangan yang sama terjadi antara Taemin dan gadis lain yang tak ia kenal. Pemandangan itu sungguh diluar dugaan, lebih menyakitkan dari pada waktu itu. Dahulu ia bisa pingsan di pelukan Taemin tapi sekarang ia tak bisa lagi. Tak ada orang yang meminjamkan tubuhnya untuk dipeluk lagi seperti waktu itu. Kini ia benar-benar sendiri dan membeku ditengah-tengah pemandangan itu. Entah apa yang di pikirkan Taemin hingga ia berani-beraninya berselingkuh.
“Taemin-ssi..!!!!”
“ah? Hyun Mi…apa yang .. kau lakukan disini?” Taemin terbata dan si wanita selingkuhanya langsung pergi tanpa berkata apa-apa.
“lalu apa yang kau lakukan disin dengan wanita itu? Kau pikir aku tak melihatnya??”
“iya. Beginilah caraku agar kau membenciku. Aku tak ingin cintamu padaku terlalu dalam, bersamaku hanya akan membuatmu menderita, nyawamu terancam Hyun Mi.”
“waeyo?? Apa maksudmu nyawaku?
“kau tahu kalung yang kau pakai itu adalah nyawaku, seorang penyihir mengambilnya dariku kemudian menjualnya kepada ibumu. Aku sengaja mendekatimu demi kalung itu agar aku masih bisa hidup. Tanpa kalung itu semakin hari tubuhku semakin melemah, dan lama kelamaan aku akan mati Hyun Mi. kau tahu, aku bukan manusia sepertimu, dunia kita berbeda.” Jelas Taemin. Akhirnya ia mengaku karena tak tahan lagi dengan kondisi yang semakin rumit ini.
“ja..jadi.. kau yang selama ini melakukan semua itu padaku?”
“iya… aku memletakan PRmu d meja, mendorongmu ke kolan renang, menuntunmu menyayat tanganmu, membawamu ke tengah-tengah jalan raya, aku yang membuatmu mengantuk dan pingsan saat jam pelajaran matematika.”
“tapi kenapa kau menyelamatkanku?”
“itu karena aku mencintaimu, aku tak bisa melukaimu, itu akan lebih menyakitkan disbanding aku harus mati tanpa mutiara di kalungmu itu”
“ini, pakai lah” Hyun Mi membuka kalungnya dan menyerahkan pada Taemin.
“tidak Hyun Mi tidak bisa, energimu telah diserap kalung itu, jika kau serahkan padaku, kau akan mati. Aku tak mau itu terjadi”
“lalu bagaimana?”
“aku tak tahu, kau pakai saja dulu sebelum aku skarat, aku akan pikirkan jalan keluarnya”
***

Hyun Mi khawatir dengan kondisi Taemin sekarang ini, ia tak mau kehilangan taemin orang yang begitu ia cintai. Akhirnya Taemin memutuskan untuk menghabiskan waktu terakhirnya bersama Hyun Mi di Namsan Tower.
Mereka berdua sudah menghabiskan waktu, sekarang sudah tepat pukul 00.00 mereka sudah seharian bersama,ritual mamasang gembok cinta dan berharap cinta mereka abadipun telah dilakukan. Sekarang mereka berdua berdiri di puncak Namsan Tower, pemandangan yang indah dan suasana sepi. Sangat romantis.
“berikan kalungnya”
“hm ne, ini!” Hyun Mi menyerahkan kalung itu pada Taemin
“kau tak takut mati?”
“jika itu takdirku aku akan menerimanya, ingat ini bukan demimu, ini demi eomma ku, ia yang membuatmu begini, aku tak ingin ia yang menebus dosanya padamu, biar aku saja yang membayarnya”
“bagus kalau begitu” Taemin melempar kalung itu ke udara sekuat tenaga.
“ yaaakk.. kenapa kau buang kalungnya?”
“aku tak mau kau mati sendirian. Lebih baik kita mati bersama.”
“tapi???”
“tapi sudah terlanjur, kalungnya sudah lenyap, sebentar lagi kau dan aku akan mati. Persiapkan dirimu”
Tiba-tiba muncul cahaya yang begitu menyilaukan mata. “apakah itu malaikat maut??”. Hyun Mi membuka mata, ia sungguh berda di tempat yang ia kenal. Kamarnya. Tapi,, kali ini ia bersama Taemin, bukan, mereka tidak dalam keadaan normal, mereka tak bisa memegang benda apapun. Kermudian ia melihat dirinya di cermin dan sungguh sekarang ia bukan manusia melainkan malaikat bersayap hitam, begitupun dengan taemin. Setelah meninggal mereka ditugaskan sebagai malaikat penjaga keluarga Ahn, dan sebagai Devil bagi para manusia di bumi.
Mereka menjalankan tugas dengan baik, eomma dan appa mendapat anak baru setelah sekian lama, itu adalah adik Hyun Mi, adik kecil yang ia sayangi. Namun kini bukan manusia seperti dulu lagi yang bisa dengan mudah bermain dengan adiknya. Ia hanya mencintai dari dunia yang berbeda.

END


oke ceritanya emag gaje, en ga masuk akal,, tapi yang penting follow twitter gw @TaeHye77_




Angel is Devil (part II)



“Hehhh, aku memang berbeda dengannya, aku lebih baik darinya, ha ha ha. Akan ku buktikan padamu!!”
“hey kau!! Apa kau mengancamku??” Hyun Mi berapi-api.

                                                                             ***

“Hyun Mi-ssi tunggu aku”
“Sudahlah jangan mengikutiku terus. Aku lelah, aku tak tertarik padamu Taemin.”
“Tapi setelah kau dekat denganku kau akan menyukaiku, makanya jangan menghindar terus”
Hyun Mi berlalu ke kelas, ia merasa Taemin selalu menghantuinya. Lelaki aneh ini benar-benar membuatnya gerah.
“omo. Apa ini? Ah ini? PR-ku, kenapa bisa ada disini???” Hyun Mi terkejut melihat buku PRnya di atas meja, padahal ia tadi meninggalkannya di rumah, dan sangat khawatir akan itu, tapi siapa yang membawanya kesini.
***
Semakin hari Hyun Mi merasa aneh. Taemin selalu menghantuinya membuat ia menjadi tidak nyaman, namun Taemin bagai malaikat penolong yang selalu ada untuknya, jika tidak ada lelaki aneh itu mungkin entah apa yang kan terjadi padanya.
Hari pertama : buku PR yang terletak di meja kelasnya yang jelas-jelas pada hari itu ia meninggalkannya di rumah.
Hari kedua : kejadian tenggelam di kolam renang sekolah karena ada yang seolah-olah mendorongnya dan tiba-tiba ia mendapati dirinya ada dipelukan Taemin saat bangun dari pingsannya.
Hari ketiga : menyayat tangannya seolah ada yang menuntun tangannya untuk melakukan itu kemudian Taemin datang dan segera membuang pisau yang ada di genggaman Hyun Mi.
Hari keempat : Hyun Mi berjalan lurus menyebrangi jalanan yang ramai seolah ada yang menggandengnya untuk itu, lalu taemin datang dan segera menarik tangannya sebelum ia di tabrak oleh kendaraan yang melintas.
Hari kelima : tidur di jam pelajaran matematika, lalu ia di marahi seonsengnim maklumlah guru yang satu ini memang terkenal killer. Tiba-tiba Hyun Mi pingsan dan setelah ia bangun Hyun Mi mendapat informasi dari Seo Mi kalau Taemin yang menggendongnya ke ruang kesehatan
Hari keenam : hari ini adalah hari paling menyakitkan dari hari sebelumnya. Ia tanpa sengaja mendapati Baek Hyun sedang berciuman mesra dengan Seo Mi sahabatnya, mereka tampak penuh gairah, ini membuat air mata Hyun Mi tumbah dan mengalir deras membasahi pipi Hyun Mi. Taemin datang dan memeluk Hyun Mi sekuat tenaga dengan penuh kelembutan dan kehangatan. Hyun Mi merasakan sesuatu, ia merasa nyaman dan serasa apa yang ia lihat barusan lenyap di pikirannya. Yang ada hanya rasa nyaman. “jika ini mimpi maka aku tak mau bangun untuk selamanya Tuhan, tapi jika ini nyata biarkan waktu berhenti saja untuk selamanya.” Hyun Mi bangun dan sekarang ia berada di tempat yang ia kenal. Kamarnya.
(di telepon)
“Hyun Mi-ssi kau sudah bangun? Kemarin kau pingsan dipelukanku, kau sering sekali pingsan yah. Yeoja pabo.”
“Yaakk.. apa kau bilang? Yeoja pabo? Dasar lelaki aneh yang suka asal bicara.”
“Melihat Baek Hyun berciuman dengan sahabat sendiri saja sudah pingsan apalagi nanti kalau mereka menikah.”
“DIAM KAU..!!! IISSHH lupakan. Awas kau.”

next>>>>

Angel Is Devil (part I)


 
Title        :  Agel Is Devil
Gendre   : Romance, horror (dikit)
Length    : Short Story
Rated      :  PG-15
Cast        : Taemin-Lee Taemin [SHINee]
                  Ahn Hyun Mi [OC]
                  Baek Hyun-Baek Hyun [EXO-K]
                  Kim Seo Mi-Krystal [F(x)]


Nb : PERINGATAN nih sebelum baca, nih ff dibikin sama outhor amatir, gag berpengalaman, jadi gag terlalu mengikiuti kaedah ff. ceritanya juga ngawur. jadi HARAP MAKLUM.
Bekicott>>>

Angel Is Devil (part I)
Hyun Mi POV
rasa ini sungguh nyata, apa sebentar lagi aku akan pergi menuju surga??? Aku tak bisa mengendalikan tubuhku, entah sekarang aku sedang berada dimana, tubuhku terasa begitu ringan, seakan-akan raga dan nyawaku berpisah satu sama lain. Air mataku mengalir deras membasahi pipi. Tuhan bantu aku, aku tak tahan lagi berada di situasi seperti ini, cabut saja nyawaku sekarang dari pada rasanya tubuhku tak karuan. Aku, seperti jatuh dari tebing tinggi ke jurang tanpa ujung yang entah kapan tubuhku mendarat dan hancur sehancur-hancurnya. Tuhan aku tak tahan lagi. Ku mohon akhiri semua ini……!!! AKU TAK TAHAN LAGIIII….!!!! *hening dan begitu hening
ring……… ring……. Ring…tuutt…tuttt..tuutt….KRIIIIIINGGGGGGGGG..!!!!
“Hyun Mi cepat bangun. Kau harus segera berangkat ke sekolah.” Gerutu eomma sambil mengguncang tubuh Hyun Mi yang lemah tak bertenaga.
“Iya eomma….hhh..hhh.” ucap Hyun Mi cepat dengan nafas yang terpenggal-penggal.
“Ya sudah cepat mandi, eomma sudah menyiapkan air hangat untukmu.”
“Ne eomma, gomawo.”
Eomma memang sangat sayang pada Hyun Mi, maklumlah ia adalah anak semata wayang dari keluarga Tuan Ahn. Apapun kehendak Hyun Mi selalu dituruti dan untungnya  Hyun Mi bukan tipe anak yang banyak permintaan, ia malah cuek dan bersikap seadanya saja. Yah tapi sebagai anak tunggal eomma dan appa nya selalu memberikan yang terbaik untuk Hyun Mi, mulai dari kasih sayang yang melimpah sampai hadiah-hadiah mahal yang tak ternilai harganya.
Hyun Mi segera mengambil sepeda kesayangannya, menaiki, dan mengayuhnya, namun eomma segera menahannya.
“Saengil chukae Hyun Min anakku.” Eomma memeluk dan mencium Hyun Mi penuh kasih sayang. “ini.” Eomma memberi Hyun Mi sebuah kalung dengan permata berwarna bening, bentuknya  seperti tetesan air mata berukuran 1cm.
“HA? Ohh Hyun Mi lupa, hari inikan hari ulang tahun Hyun Mi eomma. Gomawo eomma. Saranghaeyo” Hyun Mi memeluk eomma erat. Ia sangat terharu dan juga malu karena lupa hari ulang tahunnya sendiri.
“Sudah sana cepat berangkat ke sekolah sebelum terlambat. Hati-hati dijalan anakku.”
“Ne, annyeong eomma J.”

***
Hyun Mi melangkah dengan penuh semangat. Hari in hari ulang tahunnya ia tak ingin hari special ini di nodai dengan kesedihan. Doa Hyun Mi terkabul. Langkahnya terhenti saat seorang pria yang begitu ia kenal berada tepat di hadapannya. Baek Hyun. Lelaki yang ia idolakan sejak ia masuk SMA yang sampai sekarang ia belum berani mengutarakan perasaannya pada lelaki itu.
“Saengil chukae hamnida little panda”
“ha? Little panda? Dari mana kau tahu itu? Hanya Hyun Ho oppa yang memanggilku seperti itu ah dan satu lagi, bagaimana kau hari ini aku berulang tahun?.” Ucap Hyun Mi kaget.
“ha ha ha tentu saja aku tahu. Teman-temanmu yang memberi tahu padaku.”
“ah? Benarkan? Gomawo.” Hyum Mi merasa malu, bagaimana bisa teman-temanya bisa senekad itu untuk memberi tahu Baek Hyun kalau hari ini ia ulang tahun.
“Ne, aku masuk kelas dulu. Bye little panda.” Baek Hyun mengacak-ngacak rambut Hyun Mi yang sudah ditata rapi dan kemudian berlalu.
***
Hyun Mi berseri-seri mengingat kejadian tadi pagi di koridor sekolah. Ia bahkan tak sadar dengan kondisi kelasnya yang begitu gaduh entah karena apa.
“Hyun Mi, coba lihat anak baru itu dia sangat keren, ia mengalahkan Baek Hyun.” Sergap Minji dengan histeris.
Hyun Mi memutar kepala ke arah paling ujung kelasnya, disana telah duduk seorang lelaki yang tampak begitu sombong dengan  wajahnya yang rupawan. Siapa dia? Bahkan dia tak menarik dimataku isshh berani-beraninya mereka membandingkan lelaki aneh itu dengan Baek Hyun-ku. Dan satu lagi, kapan dia masuk ke kelas ini?.
“Heii aku Taemin. Dan aku lebih keren dari Baek Hyun bukan?”
“Yaakkk….siapa kau? Kau bahkan lelaki aneh yang terlalu membangga-banggakan penampilan. Jangan samakan dirimu dengan Bak Hyun karena ia berbeda denganmu.” Hyun Mi begitu kaget dengan sikap lelaki itu, tiba-tiba ia mendekati Hyun Mi dan bicara seenaknya. Ishh..
“Hehhh, aku memang berbeda dengannya, aku lebih baik darinya, ha ha ha. Akan ku buktikan padamu!!”
“hey kau!! Apa kau mengancamku??” Hyun Mi berapi-api.

next>>>>